Phyto asal kata Yunani/greek phyton yang berarti tumbuhan/tanaman (plant), remediation asal kata Latin remediare (to remedy) yaitu memperbaiki/ menyembuhkan atau membersihkan sesuatu. Jadi fitoremediasi (phytoremediation) merupakan suatu sistim dimana tanaman tertentu yang bekerjasama dengan micro-organisme dalam media (tanah, koral dan air) dapat mengubah zat kontaminan (pencemar/polutan) menjadi kurang atau tidak berbahaya bahkan menjadi bahan yang berguna secara ekonomi.
Konsep mengolah air limbah dengan menggunakan media tanaman atau lebih populer disebut “fitoremediasi” telah lama dikenal oleh manusia, bahkan digunakan juga untuk mengolah limbah berbahaya (B3) atau untuk limbah radioaktif. Beberapa majalah dan jurnal ilmiah di beberapa negara telah pula membahas dengan detail bagaimana proses remediasi ini dapat menolong manusia untuk memecahkan problem lingkungannya.
Jenis-jenis tanaman yang sering digunakan di Fitoremediasi adalah; Anturium Merah/Kuning, Alamanda Kuning/Ungu, Akar Wangi, Bambu Air, Cana Presiden Merah/Kuning/Putih, Dahlia, Dracenia Merah/Hijau, Heleconia Kuning/Merah, Jaka, Keladi Loreng/Sente/Hitam, Kenyeri Merah/Putih, Lotus Kuning/Merah, Onje Merah, Pacing Merah/Putih, Padi-padian, Papirus, Pisang Mas, Ponaderia, Sempol Merah/Putih, Spider Lili, dll.



5 responses so far ↓
selamat malam pak bennysyah,tulisan anda sangat bermanfaat bagi saya untuk menyelesaikan Tugas akhir di salah satu perguruan tinggi di semarang.saat ini saya sangat sedang membutuhkan informasi lebih spesifik baik berupa makalah,jurnal,maupun teori-teori lain tentang fitoremediasi dengan menggunakan tanaman kiambang (salvinia molesta) untuk pengelolaan limbah rumah tangga/ organik.mohon bantuannya,syukron
Selamat siang mas Rheza (saya baca pas siang hari), saya sarankan anda untuk ke Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (PSLH UGM), disana banyak makalah, jurnal atau teori-teori yang anda cari, atau anda bisa juga ke Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Yogyakarta (STTL) Jl. Janti Yogya, disana banyak hasil-hasil penelitian berupa tugas akhir yang anda butuhkan. Kalau ingin lebih mudah, anda tinggal klik aja http://www.mobot.org/, anda akan menemukan pembahasan tuntas tentang fitoremediasi.
assalamu’alaykum warhamatullah,,,
saya mau bertanya, pak..
bgini,,
stelah logam berat itu masuk ke dalam tumbuhan (diakumulasi), nanti kalo tumbuhannya sudah mati, logam beratnya kemana? kembali lagi ke lingkungan? atau gimana, pak?
jazakallah khair
untuk pak benny ……..
saya seorang mahasiswa pascasarjana universitas syiah kuala di banda aceh pada program studi konservasi sumberdaya lahan, saat ini sedang melakukan penelitian tentang fitoremediasi pada tanah salin, namun saya terkendala dengan literatur tentang fitoremediasi, kalau bapak mempunyai literatur tentng fito tersebut mohon sharing ke saya,
terima kasih
assalamu’alaikum. kebetulan skripsi saya mengenai fitoremediasi kultur jaringan pucuk tanaman ipomoea aquatica terhadap logam cu. saya kekurangan literatur jika bapak punya literatur tentang hal tersebut mohon dikirim ke email saya. terimakasih.
Leave a Comment