THE ENVIRONMENTALIST

Deteksi Fe Dengan Buah Gori

February 16, 2007 · No Comments

nangka.gifThe Environmentalist. Siapa yang tidak ingin mengkonsumsi air yang sehat?, pastilah kita semua menginginkannya. Masalahnya apakah selama ini kita tahu bahwa air yang kita konsumsi sehat atau tidak ?, jawabannya serentak kita akan mengatakan ”tidak tahu”. Air yang secara kasat mata jernih belum tentu menghasilkan air yang sehat, kadangkala di dalam kandungan air tersebut terdapat kandungan zat yang berbahaya bagi kesehatan, apalagi zat tersebut melebihi ambang batas yang telah ditetapkan.

Air yang sehat dapat dideteksi secara lengkap melalui laboratorium. Tetapi bagi kebanyakan kita menginginkan hal-hal  yang sifatnya praktis, ekonomis dan tidak bertele-tele alias gampang dan mudah. Umumnya kandungan yang sering terdapat dalam air adalah besi (Fe) dan mangan (Mn), kita akan kebingungan bagaimana caranya mendeteksi air yang kita konsumsi mengandung besi atau tidak ?.

Pengaruh Besi (Fe) bagi Kesehatan

Berdasarkan Permenkes No: 416/MENKES/PER/IX/1990 yakni kandungan maksimum besi yang diperbolehkan hanya 1,0 mg/liter. Sementara sebagian daerah di Indonesia ada yang melebihi 1,0 mg/liter, ini artinya air tersebut dapat membahayakan bagi kesehatan. Dampak yang ditimbulkan dari konsumsi besi yang berlebihan tidaklah seketika, tetapi dapat dirasakan sekian tahun ke depan. Beberapa penelitian membuktikan bahwa, kadar besi di dalam air yang melebihi ambang batas disinyalir dapat menyebabkan terjadinya penyakit ginjal, serta dapat mengendap di dalam hati, sehingga hati menjadi keras.

Demikian pula perasaan tidak nyaman akan kita rasakan bila mengkonsumsi air yang kadar besinya di atas ambang batas. Bagi pecandu minuman kopi atau teh, maka anda akan kecewa, karena air tersebut akan merubah rasa kopi atau teh tidak senikmat rasa aslinya,   

Bagaimana Mendeteksinya ?

Sebenarnya tanpa kita sadari nenek moyang telah memperatekkannya, hanya saja mereka tidak mengerti, mengapa gori yang mereka belah setelah dicelupkan ke dalam air tiba-tiba menjadi hitam. Inilah jawabannya. Kita dapat mendeteksi kadar besi di dalam air dengan cara membelah gori menjadi beberapa bagian, kemudian salah satu bagiannya dicelupkan ke dalam air, apabila gori yang dicelupkan tersebut berubah warna menjadi hitam, maka air yang kita konsumsi nyata-nyata mengandung kadar besi. Hanya saja kita tidak dapat mengetahui secara detail nilai dari kadar besi tersebut, apakah air yang kita konsumsi di atas atau di bawah ambang batas. 

Selamat Mencoba

Categories: Lingkungan · Wacana

Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)



0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below..

Leave a Comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image