THE ENVIRONMENTALIST

Teknologi Pengolahan Limbah Minyak

March 14, 2008 · 6 Comments

 Pada dasarnya pengolahan air limbah mempunyai tujuan yang sama, yaitu mereduksi  polutan atau parameter tertentu sampai ketingkat level aman yang telah ditetapkan oleh pemerintah ketika dibuang ke badan air. Ada 2 hal yang harus dipertimbangkan ketika merancang pengolahan air limbah, yaitu :

  1. kuantitas air limbah (debit air limbah), kuantitas air limbah (debit) sangat penting untuk kita ketahui sebelum merancang pengolahan air limbah, karena berkaitan dengan dimensi (ukuran) dari bak pengolahan tersebut, sehingga hasil yang didapatkan nantinya ukuran bak pengolahan tidak terlalu besar dan juga tidak terlalau kecil, serta
  2. tidak kalah pentingnya juga kualitas air limbah atau dalam hal ini adalah nilai parameter pencemar di dalam air limbah. Data tentang kualitas air limbah sangat penting karena akan sangat menentukan jenis pengolahan yang akan kita rancang serta jumlah unit pengolahannya. Salah dalam menentukan jenis dan jumlah unit pengolahan yang kita rancang berarti  akan menimbulkan biaya ekonomi yang sangat tinggi, pengolahan menjadi tidak efisien dan tidak efektif, biaya operasional tinggi, dll. 

Begitu juga ketika kita merencanakan pengolahan air limbah industri perminyakan, juga tidak ada bedanya, ada beberapa tahapan dalam pengilaha limbah minyak, yaitu :

  1. Pengolahan awal pemisahan minyak (preliminary oil removal). Tahapan ini berfungsi untuk mereduksi HC, dan SS
  2. Pemisahan minyak secara fisika-kimia (physicochemical oil removal). Tahapan ini berfungsi untuk mereduksi koloid emulsi HC
  3. Pengolahan sekunder dengan proses biologis (biological proses). Tahapan ini berfungsi untuk mereduksi BOD, Phenol, Ammonia

 

 

Tahapan Pengolahan di atas  dapat kita lanjutkan menjadi tertiaty  treatment apabila tahapan tersebut belum mampu mereduksi polutan sampai di bawah ambang batas. Ada beberapa jenis pengolahan limbah minyak, yaitu :

  1. Pemisahan minyak secara gravitasi
  2. Pemisahan minyak secara fisika-kimia
  3. Pemisahan minyak dengan proses filtrasi dan coalenscence
  4. Pemisahan minyak dengan hydrocyclone
  5. Pemisahan minyak dengan filtrasi membrane

 Perinsip Pemisahan Minyak Secara gravitasi Kecepatan Pengapungan Butiran Minyak ( rising velocity of oil droplets) :

v =

dimana :

r    = berat jenis air

r’   = berat jenis minyak

g   = percepatan gravitasi

h   = viskositas dinamik minyak ( 10-1Pa.s dalam poise)

d   = diameter butiran minyak

 Dari Rumus di atas dapat dilihat bahwa  kecepatan pengapungan, v adalah fungsi darl kuadrat dari diameter butiran, d dan perbedaan berat jenis air dan minyak ( r - r’ ).Data yang perlu diketahui untuk perencanaan unit pemisah minyak :

  1. Temperatur air dan viscositas dinamik air limbah.
  2. Berat jenis air dan minyak
  3. Ukuran distribusi butiran minyak dalam air

 Pemisah Minyak API Longitudinal (Longitudinal API Separators)    GAMBAR  

Pemisah didisain untuk menghilangkan butiran munyak dengan ukuran lebih dari 150 micrometer. Persamaan kecepatan keatas yang disebut terdahulu menjadi :

v =

Standar API menentukan tiga parameter utama :

1.  Area horizontal terpakai S dari air,  S = F. Q/v ,

Dimana :

Q = Laju alir air baku

F = Koefisien koreksi sama dengan Fd x Ft, dimana Ft adalah factor turbulensi yang disefinisikan sebagai  V/v ( V adalah kecepatan horizontal air yang bergerak melalui settler dan Fd adalah factor distribusi sekitar 1,2. Harga V yang disarankan harus tidak boleh lebih besar 54 m/jam.

Hubungan antara V/v, Ft dan F dapat ditunjukkan pada Tabel berikut :

 2.  Potongan melintang vertical minimum (A), yakni A = Q/V

Dengan harga V lebih kecil  45 m /jam diasumsikan distribusi pada inlet settler cukup bagus

  1. Perbandingan tinggi atau kedalaman dan lebar bak antara  0,3 dan 0,5

Lebar antara 1,8 sampai  6 m

Kedalaman antara 0,65 sampai 2,4 m

Categories: Teknologi Terapan

Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)



6 responses so far ↓

  •   richie // Apr 17th 2008 at 12:44 pm

    selamat siang The Environmentalist saya richie mohon bantuannya, bagaimana tekhnik pengolahan limbah untuk pabrik ikan sekaligus gambarnya. Thanx sebelumnya

  •   budhi // May 6th 2008 at 11:32 pm

    ada tidak gambar alatnya untuk pengolahan limbah minyak?? walaupun alatnya sangat sederhana tolong donk kirimin beserta prinsip kerjanya!

  •   syam // May 7th 2008 at 10:16 am

    selamat siang mohon bantuannya gimana tehnik pengolahan air limbah tuk industri medium density fibreboard yang paling sederhana n murah

  •   JImmy Ambarita // Jun 11th 2008 at 6:05 pm

    Saya tertarik dengan pembahasan di atas. Saya membutuhkan desain untuk membuat penolahan limbah bekas cucian Rig Drilling (pengeboran minyak). Saya mau mengundang Bapak untuk kerjasama dalam pembuatan Tempat Cucian Rig dengan Pengolahan Limbah Bekas Minyak.
    Untuk lebih lanjut dapat email ke saya ke jimmy.ambarita@gmail.com

  •   lydia // Jun 23rd 2008 at 11:47 am

    saya mau tanya data apa saja yang diperlukan apabila debit yang masuk tidak besar? (pengeolahan limbah minyak scope kecil, misalnya untuk depot minyak)
    thnks!!

  •   fajar // Jul 3rd 2008 at 10:01 am

    ssalamulaikum wrwb
    selamat pagi pak
    Perkenalkan, sy Fajar ,
    sebelumnya sy senang skali bisa mmbaca jurnal dan artikel yg Bapak Publish,=
    itu bermanfaat skali bt mnmbah wawasan sy dbid lingkungan,
    oh y pak sy ingin bertanya, kebetulan sy lg mau skripsi tp sy msih bngung, =
    ttg Kesehatan lingkungan pak
    kira-kira bhan ap sj yg bisa digunakan unutk mnurunkan BOD, TSS,COD pd air =
    limbah dr domestik, maupun limbah tahu ato tekstil
    kira2 klo pke zeolit bisa tdak, coz tmn sy sdh pke dr karbon aktif, alumuni=
    un sulfat,
    kira2 klo pke arang dari kulit kemiri bisa gak pak?
    =A0bhn2 ap sja utk mengurangi leachete pd limbah/sampah.terimakasij sy tggu=
    j2waban dr bapak
    terimakasih byk pak

Leave a Comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image